Ingin Mandiri

Entahlah ya…

Aku memang bukan orang yang pandai bicara.

Aku bener – bener bingung di umur baruku ini, aku ingin mandiri dan mulai dewasa tapi baru mulai mencoba udah nyakitin hati dua orang manusia. Maaf? sepertinya tidak ada artinya. Jika kalau hati telah terluka itu sulit sekali untuk diobatin. Mungkin rasa kepercayaan dan kepedulian akan berkurang bahkan menguap ke langit seperti gas – gas lainnya. Gas tersebut akan turun hujan di daerah tertentu seperti hati orang akan menangis tanpa sepengetahuan antara tokoh ini. “Hati adalah tempat di sematkannya pendapat, tempat diolahnya perasaan, tempat diluncurkannya prasangka, dan tempat dibesarkannya kemuliaan. _Mario Teguh”

“Ya Allah, Jika hal itu terjadi papink bener – bener pasrah. Aku tidak ingin berakhir untuk selamanya. Jika kalau aku terus seperti itu mungkin tanpa sadar aku akan lebih menyakiti mereka dengan prilaku burukku. Aku mudah sekali lelah, aku lebih banyak merenung jika malam datang. Prilaku buruku akan muncul jika aku bener – bener cape dan butuh waktu sendiri. Ya Allah, aku tidak tega kalau mereka terkena prilaku burukku. Ya Allah, aku bener – bener memilih keputusan ini demi mereka juga. Ya Allah, Maafkanlah sikap ku yang telah membuat hati mereka sedi, kecewa dan lainnya. Ya Allah sambungkanlah semuanya yang telah ku rusak.”

Terima kasih atas segalanya, kini saatnya aku untuk mandiri dan bukan artinya aku memutuskan tali persaudaraan ini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s